PERATURAN TENTANG PERATURAN TENTANG KARANTINA HEWAN & TUMBUHAN

>> Rabu, 17 Oktober 2012

Peraturan tentang karantina hewan dan tumbuhan diatur dalam dua dokumen hukum :
(i) Undang-undang Negara tentang Sektor Penyakit Hewan yang dikeluarkan pada tanggal 29/4/2004 berisi ketentuan detil tentang hewan dan tumbuhan yang diimpor dan diekspor;

(ii) Undang-undang Negara tentang Karantina dan Perlindungan Tumbuhan yang dikeluarkan pada tahun 2001 berisi ketentuan detil tentang tumbuhan yang diimpor, diimpor sementara, diekspor ulang, diekspor sementara, atau diimpor ulang.

1. Tanggung-jawab dan kewajiban organisasi dan individu yang mengimpor dan mengekspor hewan. 

  • Untuk produk hewan, hewan yang diekspor: Berdasarkan Undang-undang Negara tentang sektor penyakit hewan, produk hewan, hewan yang diekspor harus dikarantina, diperiksa kebersihan penyakit hewannya pada saat keberangkatannya tunduk pada permintaan negara-negara pengimpor atau pemilik produk hewan, hewan tersebut. Organisasi, individu yang mengekspor hewan, produk hewan jika meminta karantina harus memberitahu otoritas karantina hewan. Tunduk pada sifat, jumlah, jenis hewan, produk hewan, dan karantina hewan, pihak berwenang harus memberitahu tempat, waktu karantina kepada pemilik. Otoritas karantina hewan harus mengeluarkan surat keterangan karantina pada saat keberangkatan hewan, produk hewan. Fasilitas yang mengangkut hewan, produk hewan yang membutuhkan pemeriksaan pemeriksaan kebersihan penyakit hewan harus memenuhi standar kebersihan penyakit hewan.
  • Untuk hewan dan produk hewan impor : Organisasi, individu, yang mengimpor hewan, produk hewan harus menghubungi otoritas karantina hewan Vietnam. Tunduk pada sifat, jumlah, jenis hewan, dan produk hewan, otoritas karantina hewan harus memberitahu organisasi, individu tersebut tentang tempat, waktu karantina dan memonitor isolasi karantina. Karantina harus dilakukan setelah hewan atau produk hewan dibawa ke tempat yang ditunjuk oleh otoritas karantina hewan. Waktu karantina produk hewan tidak boleh melebihi 10 hari.
Saat hewan dibawa ke gerbang perbatasan, otoritas karantina harus memeriksa berkas, status kesehatan hewan-hewan tersebut. Jika berkasnya layak, hewan tidak mengindikasikan gejala penyakit berbahaya, surat keterangan harus dibuat sehingga pemiliknya dapat menyiapkan formalitas bea cukai dan membawa hewan ke areal isolasi karantina. Waktu untuk memonitor isolasi karantina tergantung pada masing-masing penyakit, masing-masing jenis hewan, namun tidak melebihi 45 hari; pemilik hewan akan diperintahkan untuk menerapkan metode kebersihan pada teknisi yang melakukan kontak dengan hewan, membersihkan lingkungan, peralatan pakan, peralatan pembuangan, alat transportasi, tempat yang menampung hewan dan obyek-obyek lain yang harus diperiksa. Jika organisasi, individu melakukan impor sementara, re-ekspor, ekspor sementara, re-impor, atau memindahkan hewan atau produk hewan yang transit di Vietnam, mereka harus memberitahu otoritas karantina hewan Vietnam sedikitnya tujuh hari sebelum barang tiba di gerbang perbatasan.

2. Tanggung-jawab dan kewajiban organisasi, individu yang mengimpor dan mengekspor tumbuhan

Sebelum membawa tumbuhan yang harus dikarantina untuk transit melalui wilayah Vietnam, organisasi, individu harus mendapatkan persetujuan dari otoritas karantina dan perlindungan tumbuhan negara serta menerapkan tindakan untuk mencegah penyebaran patogen dan tumbuhan mikro dan hewan mikro berbahaya dari tumbuhan tersebut ke Vietnam.

Apabila terjadi penyebaran, pemilik tumbuhan harus memberitahu otoritas karantina dan perlindungan tumbuhan negara terdekat Vietnam serta menerapkan tindakan karantina dan perlindungan tumbuhan berdasarkan undang-undang Vietnam.

Apabila tumbuhan terinfeksi obyek karantina, obyek yang tidak ada di Vietnam namun ada di daftar obyek karantina, atau oleh patogen asing lain serta tumbuhan mikro dan hewan mikro berbahaya, sebelum dibawa ke dalam, maka tumbuhan tersebut harus dirawat dengan tindakan ketat berdasarkan keputusan otoritas karantina dan perlindungan tumbuhan.

Sambil menunggu keputusan tentang status infeksi obyek karantina yang disebutkan di atas, tumbuhan harus benar-benar dijaga di tempatnya sesuai dengan peraturan.
Saat obyek yang harus dikarantina, yang setelah dirawat tidak dapat memenuhi standar karantina, otoritas negara di bidang karantina tidak akan mengeluarkan surat keterangan karantina.

0 komentar:

Posting Komentar

Jasa Pembuatan Blog Elegant dan Keren